liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Saturday, January 28th, 2023

Persija Jakarta Ditumbangkan PSIS Semarang, Thomas Doll Soroti Lini Serang

Rabu, 14 Desember 2022, 04:30 WIB

SLEMAN – Thomas Doll menyoroti lini serang Persija Jakarta saat PSIS Semarang takluk di kompetisi Liga 1 2022-2023. Persija Jakarta baru saja kalah 0-2 dari PSIS Semarang.

Duel tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Selasa (13/12/2022) malam WIB. Persija kebobolan dua gol hanya dalam waktu dua menit. Yaitu lewat gol Riyan Ardiansyah (20′) dan gol bunuh diri Al Hamra Hehanusa (22′).

Usai pertandingan, Thomas Doll mengaku masalah utama Persija pada laga tersebut adalah di lini serangnya. Pelatih asal Jerman itu menyoroti lini serang yang tak mampu mencetak satu gol pun di babak pertama.

PSIS Semarang vs Persija Jakarta Liga 1 2022-2023 (FOTO: Persija Jakarta)

“Selamat kepada PSIS Semarang atas kemenangannya malam ini. Masalah utama Persija ada di lini serang. Jika di babak pertama kami bisa mencetak satu gol, mungkin di babak kedua kami bisa bermain lebih baik lagi,” ujar Thomas Doll dalam konferensi pers pasca pertandingan, Selasa (13/12/2022).

Tak berhenti di situ, Thomas Doll pun menyebut Persija kini dihantui banyak pemain yang absen. Pelatih berusia 55 tahun itu sangat kecewa dan mengakui permainan Harimau Kemayoran buruk.

“Kemudian masalah lainnya adalah kami kehilangan banyak pemain yang tidak tampil, pemain muda kami yang baru kembali tidak bisa menampilkan performa terbaiknya. Saya akui itu bukan permainan yang bagus, itu buruk. Kalau pemain komplet, mungkin Persija bisa bagus,” ujarnya.