liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Saturday, January 28th, 2023

Hadapi Porto, Zanetti Ingin Inter Milan Tampil Konsisten

Selasa, 08 November 2022, 10:59 WIB

MILAN – Inter Milan akan menghadapi FC Porto di babak 16 besar Liga Champions 2022-2023. Wakil presiden Nerazzurri –julukan Inter Milan, Javier Zanetti, mengaku ingin timnya tampil konsisten.

Inter berhasil menyelesaikan fase grup Liga Champions 2022-2023 di posisi runner-up. Nerazzurri berhasil mengumpulkan 10 poin dari tiga kali menang, satu kali imbang, dan dua kali kalah.

Inter akan menjamu FC Porto di Stadio Giuseppe Meazza, (15/2/2023). Kemudian, mereka akan bertandang ke markas FC Porto di Stadium do Dragao, (9/3/2023).

Sementara Zanetti mengakui itu adalah pertandingan penting, sekaligus sulit bagi timnya. Ia pun menyadari bahwa kondisi dan performa Inter akan mempengaruhi hasil akhir untuk melaju ke babak selanjutnya.

“Pertandingan penting dan sulit, saya mengenal Porto karena saya bekerja sama dengan Sergio Conceicao yang bermain bagus. Itu tergantung situasi dan performa, tapi selalu pertandingan Liga Champions, respek maksimal untuk lawan, kami akan mempersiapkan diri dengan baik,” kata Zanetti dikutip dari Cult of Calcio, Selasa (8/11/2022).

Zanetti mengakui Inter tampil berbeda di Liga Italia dan Liga Champions. Ia pun meminta maaf atas kekalahan timnya dari Juventus dan akan mengatasi kelemahan yang ada untuk bisa tampil lebih baik lagi.

“Saya pikir Inter perlu menemukan keseimbangan dan konsistensi di liga, maaf atas kekalahan kemarin. Saya pikir setelah babak pertama kami memasuki jeda dengan berpikir kami bisa kembali dengan hasil yang positif.”

“Inilah sepak bola, Juventus mencetak gol pada kesempatan pertama dan dari situlah permainan yang benar-benar baru. Kami harus mengatasi defisit,” pungkasnya.

Editor: Hadi Febriansyah